Mata Mata Bola

Mata Mata Bola
Mengupas Tuntas Yang Tidak Terlihat Mata Anda

Cari Blog Ini

Laman

Sabtu, 03 April 2010

Pemain Sepak Bola keturunan Indonesia yang Bermain di Eropa

Spoiler for Donovan Partosubroto:



Pemain ini berposisi sebagai kiper. Dia kini bermain di Ajax Junior. Sejak usia delapan tahun dia sudah dilirik oleh tim pencari bakat Ajax. Kini dia berusia 18 tahun. Ayahnya merupakan orang Indonesia yang beristrikan warga negara Belanda. Donovan mempunyai kembaran yang juga seorang pemain bola, namanya Vincent Partosubroto. Vincent adalah seorang penyerang, dia bermain di Klub FC Hoofdorp


Spoiler for Irfan Bachdim:




Tentunya kita sudah sering mendengar nama pemain ini. Ya, ketika tim u-23 kita berlatih di Belanda untuk dipersiapkan ke Asian Games, pemain ini sempat ikut berlatih bersama. Namun karena kabarnya cedera, pemain ini tidak diikutsertakan. Kabar terakhir, pemain ini tidak mau lagi bermain untuk Tim Indonesia walau pada awalnya sangat berminat sekali. Pemain ini berposisi sebagai penyerang lobang. Irfan lahir pada tanggal 11 Agustus 1988, . Tingginya 178, lumayan lah dibanding pemain Indonesia lainnya. Irfan kini bermain di klub divisi 1 liga Belanda.


Spoiler for Raja Nainggolan:




Pemain ini bermain di Piacensa, serie B Italia. Lahir pada tanggal 4 Mei 1988. Dia berayah seorang Indonesia dan Ibunya berasal dari Belgia. Sampai sekarang dia masih warga negara Belgia. Namun kita masih bisa berharap dia mau menjadi warga negara Indonesia dan meninggalkan kewarga negaraan Belgia. Karena hukum di Indonesia melarang kewarga negaraan ganda. Radja Nainggolan adalah pemain tengah. Tinggi tubuhnya hanya 175, memang pendek untuk ukuran pemain Eropa. Namun tentunya ada sesuatu yang menonjol dari pemain ini sehingga tim Piacenza mau merekrutnya


Spoiler for More:


Ternyata masih banyak lagiMasih Philip Adam Cave, pemain juniar Newcastle United yang menurut kabar, memiliki ibu berdarah Indonesia, dan sangat ingin bermain untuk Indonesia. Philip Adam Cave bermain sebagai bek/pemain belakang. Disamping itu masih puluhan pemain keturunan lainnya yang terpencar-pencar di belasan kub Liga Belanda, baik yang masih berstatus yunior mau pun sudah terbilang berpengalaman. Diantara mereka yang namanya cukup dikenal di sana adalah Donovan Partosubroto yang baru berusia 17 tahun dan menjadi kiper di klub Ajax yunior. Nama-nama lainnya adalah, Raphael Tuankotta (21, Volendam yunior), Justin Tahaparry (21, FC Eindhoven), Estefan Pattinasarani (17 tahun, AZ Alkmaar), Marvin Wagimin (17 tahun, VVV Venlo), Tobias Waisapy (18, Feyenoord yunior), Raymon Sosroredjo (17, Vitesse yunior). Tergantung Lobby PSSI Ya, kita hanya bisa berharap adanya lobby dari PSSI untuk menarik mereka bermain bagi tim nasional Indonesia. Lobbying sangat penting mengingat mereka juga belum tentu tahu tentang sepakbola Indonesia, bahkan mungkin tidak tahu tentang Indonesia, mungkin saja yang mereka kenal hanya Bali hehehe…. Bagaimana PSSI, sudah lama tidak terdengar kabar perutusan untuk melobi mereka?duhh... PSSI gimana ini lobby napah negara-negara AFRIKA ajah meloby pemain yg punya keturunan/darah yg berasal dari negara mereka..hayooo mumpung ada yg mau tuhhh.....

tolong di rate sama di comment ya gan
biar ga tenggelem, terus bisa diliat sama petinggi PSSI

ayo maju persepakbolaan indonesia :ilov eindonesia

Perlukah penggunaan teknologi mutakhir untuk membantu kerja wasit sepakbola?


Perlukah penggunaan teknologi mutakhir untuk membantu kerja wasit sepakbola?


kyknya topik pantas dibicarakan menyusul pertamndingan penuh kontroversi antara MU dan chelsea yg akhirnya berakhir dengan kemenangan hoki chelsea 2-1

gambar diatas adalah bukti jelas bahwa gol kedua chelsea tidak seharusnya sah!

Dalam pertandingan sepakbola sering kali terjadi kontroversi yang dipicu oleh keputusan wasit yang dianggap tidak sesuai dengan kejadian di lapangan. Kontroversi ini membuat petinggi sepakbola dunia FIFA dan UEFA berpikir untuk menerapkan teknologi yang dapat membantu wasit dalam mengambil keputusan.

Namun rencana ini mengundang pro dan kontra dari masyarakat sepakbola. Ada yang mengatakan jika teknologi diterapkan akan meloloskan Irlandia ke Piala Dunia 2010 bukan Perancis, menyusul insiden handsball Thierry Henry saat ajang play off penyisihan Piala Dunia Afrika Selatan beberapa waktu lalu.

Teknologi yang dimaksud adalah penggunaan rekaman pertandingan sebagai alat bantu wasit dalam mengambil keputusan pada suatu insiden yang kemungkinan akan menjadi kontroversi.

“Saya berpikir teknologi dapat berperan serta. Itu dapat membantu wasit,” ujar Alex Ferguson Pelatih Manchester United.

Senada dengan Ferguson, wasit asal Italia Pierluigi Collina mengatakan "Saya akan membuat pernyataan dalam hal ini, teknologi diperlukan, bila tidak, wasit hanya menyaksikan pertandingan dan memutuskan sesuatu berdasarkan penglihatannya saja. Sementara orang lain menyaksikan hal yang berbeda."

Tetapi tidak demikian dengan Michel Platini, Presiden UEFA ini menentang keras penggunaan teknologi rekaman video pada pertandingan sepakbola. Alasan Platini cukup masuk akal.

"Rekaman ulang di sepakbola? Solusi buruk. Kita bicara soal pertandingan besar, tapi bisakah kita menempatkan 20 kamera untuk pertandingan antara Andorra melawan Kepulauan Faroe?" katanya.

Meski demikian penerapan teknologi bukanlah suatu hal yang baru di lapangan sepakbola. Pasalnya, teknologi muktahir sebelumnya juga pernah diterapkan FIFA.

Teknologi tersebut adalah penggunaan microchip pada bola, yang disebut smartball. Microchip tersebut akan membantu wasit dalam menentukan masuk tidaknya bola ke gawang.


smartball dengan teknologi microchip

Cara kerja teknologi Smartball ini sedikit rumit. Bola yang membawa microchip memancarkan sinyal radio ketika bola melewati garis gawang. Sinyal ini ditangkap oleh 12 penerima sinyal di sudut lapangan dan dikirimkan ke komputer.

Wasit yang bertugas kemudian akan menerima pesan apakah bola tersebut masuk atau tidak.

dengan diterapkannya teknologi ini gak akan ada lagi fans yg sakit hati gara2 kesalahan wasit seperti pertandingan MU vs Chelsea barusan
ga ada lagi alasan kalah gara2 wasit

wew!! foto aksi pemain bola kencing di lapangan,,

Buang air kecil di tempat umum, mungkin suatu hal yang biasa kita lihat dalam keseharian. Namun apakah pantas seorang pemain bola yang sedang bertanding melakukan hal tesebut di depan ribuan bahkan jutaan penonton yang sedang menyaksikannya?!

lucu

Pemain pantai gading ini mungkin dah keblet banget sob,,,,kalo Drogba taw pasti marah deh.....